Kata-kata sederhana untuk sahabat istimewa semoga selalu dalam ridho dan hidayahNYA,
My dear friend.......
Berawal dari dunia maya hingga Tuhan mempertemukan kita. Hari-hari pun berlalu dengan cengkrama yang indah dan mengesankan.
Ku tak tau apa yang merasuk dalam hati ini, rasa yang aneh saat-saat ku bercanda denganmu dan semakin aneh jika ku tak melihatmu walau hanya sekejab.
Diriku rela untuk kau cela atas rasa yang tak seharusnya.
Meski ku tau kau sahabat ku dan aku juga sadar kau sudah ada yang punya tapi rasa hati ini semakin meronta.
Sebuah rasa yang tak mampu aku menamainya,,,,,dengan sekuat mungkin aku mersakannya dalam diam.....
dan sedalam mungkin aku memendamnya,,,,,,
Sahabatku terkasih.....
Darimu aku tau kalau sahabat sejati itu ada....
darimu aku belajar tentang bagaimana membina sebuah hubungan....
darimu aku menemukan rasa yang belum pernah ku temukan, mekipun rasa itu tak mampu ku ungkapkan dengan kata dan tak mampu ku expresikan dengan raga
Aku rela dia menjadi sebuah misteri sampai sang waktu memberikan jawaban yang pasti.
Sahabatku terkasih.....
Kau perlakukan diriku laksana permaisuri, sampai aku tak tau bagaimana aku membalas kebaikanmu padaku,
Hatiku begitu menyayangimu tapi aku tak mau sayang itu berubah menjadi rasa yang lain.
Aku selalu merindukan senyum dalam indahnya rumah tanggamu
senyum diantara sahabat-sahabat yang menyayangimu
aku tak ingin menjadi egois karena keinginanku, tak ingin menjadi angkuh karena manja ku.
Sahabatku terkasih,,,,,,
maafkan aku atas rasa ini yang aku tak tau dari mana dia datang dan berawal
dalam diam aku mencintaimu.....
dalam canda aku menyayangimu....
dalam senyum aku merinduimu....
Aku ingin bahagiamu adalah bahagiaku....
sedihmu adalah sedihku....
kegalauanmu adalah sakit hatiku....
Bukanlah waktu yang terlambat mempertemukan kita....
tapi takdir Tuhan untuk diriku dan dirimu....
yang tersimpan anugrah yang belumlah terpecah....
Dirimu adalah sosok yang istimewa bagiku, sesaat kau mampu membuat lidahku kelu dan tubuhku terpaku oleh pesonamu, sesaat kau membuat air mata ini mengucur karena ketulusan dan kepedulianmu, sesaat kau membuatku tersenyum oleh candamu, dan sesaat pula kau buat aku terharu dengan lembutnya sinar matamu.
Namun segera ku tersadar dirimu adalah sahabatku yang paling mengerti akan diriku, dengan jiwa persahabatanmu kau menyayangiku untuk menjadi yang terbaik bagiku.
maafkan aku telah memercik kata tentang rasaku, jika suatu saat nanti aku mendahuluimu untuk menghadapNya surat kecil ini sebagai kenangan yang tersisa meski tiada makna,
karena kasihku sepanjang waktu......
Sri Mutiah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar