Mengenalmu adalah hal terindah, bersanding denganmu adalah kenyamanan yang tak terkira, menjadi istrimu adalah anugrah yang tak ternilai.
Suamiku..........maafkan aku yang selalu membuat hatimu sedih, membuat kalbumu pilu, bahkan meneteskan air matamu.
Ku hanya bisa nenuangkan rasaku lewat tarian jariku, aku tak tau kenapa aku tak kuasa tuk mengungkapnya dengan kata meski pun kau memaksaku sekalipun ku tak bisa.
Begitu bahagianya diriku menjadi istrimu dari detik pertama kau ucap ijab sampai detik ini bahkan sampai kapanpun aku tetap mencintaimu dan dirimu tumpuan hidupku.